Kategori: DUNIA PENDIDIKAN
Penerbit: Admin
Sinopsis:
Kebanyakan buku sejarah memberi kita fakta. Buku ini
memberi kita kerinduan.
Ia tidak akan menyuruh kita menghafal tahun kelahiran
Anregurutta. Tapi ia akan membuat kita tahu bahwa Beliau
menangis di kapal ketika meninggalkan Makkah untuk
selamanya.
Ia tidak akan menghitung jumlah cabang pesantren. Tapi
ia akan bercerita tentang seorang guru tua yang mengajar
Al-Qur’an dengan penerangan senter — dan tidak pernah
menyebut bahwa ia lulusan As'adiyah.
Ini bukan buku untuk akademisi. Ini buku untuk santri yang
rindu pada masa lalu yang tidak pernah ia alami sendiri.
Inilah bedanya: buku ini tidak ditulis dengan jarak aman
seorang peneliti. Ia ditulis dengan air mata seorang guru yang
khawatir rantai keilmuan akan putus jika ia diam saja.
Bacalah pelan-pelan. Seperti mendengarkan kakek bercerita
di malam hari. Lalu setelah selesai, biarkan satu pertanyaan
tinggal dalam hati kita:
“Untuk apa aku hidup, jika tidak meninggalkan sesuatu untuk
generasi yang belum lahir?”